Bisa dikatakan bahwa Android telah
menjelma menjadi sistem operasi mobile dengan pengguna terbanyak di
seluruh dunia. Android digunakan 59% perangkat mobile yang beredar di
seluruh dunia. Namun tidak banyak yang tahu bagaimana sejarah Android
sebelum menjadi raksasa pengguasa mobile seperti saat ini.
Kelahiran Android
Google
dapat dikatakan sebagai pengembang Android, namun Android sendiri
didirikan oleh Andy Rubin, Rick Miner, Nick Sears dan Chris White pada
tahun 2003. Dikutip dari Wired pada hari Kamis (4/10), ada sebuah
wawancara dengan salah satu pendiri Android, yakni Andy Rubin.
Diceritakan oleh Rubin, pada tahun 2005, Larry Page bertemu dirinya di
lobi kantor pusat Google. Kata-kata pertama yang keluar dari mulut Rubin
kala itu adalah “Apakah ini menarik bagi Google?”. Memang pertemuan itu
bukan yang pertama kalinya, namun merupakan yang pertama setelah tiga
tahun. Saat pertemuan pertama Rubin dan kawan-kawan merencanakan membuat
smartphone bernama SideKick, Google belum menjadi perusahaan besar kala
itu. Hubungan baik terus berlangsung dan Rubin mengajak bertemu Larry
Page pada pagi itu. Rubin hanya berniat memamerkan Android.
Presentasi Rubin pada Larry Page
Pada
awalnya Rubin melakukan presentasi bahwa ponsel pintar akan semakin
menuai popularitas. Namun yang disayangkan adalah industri mobile
terjebak pada sistem yang tertutup. Android adalah solusi bagi semua
ini, dimana platform mobile yang membawa semangat Open Source bisa
diinstall oleh semua vendor ponsel. Menurut Rubin, Android akan memiliki
semangat Linux namun akan sepopuler Windows. Pada awalnya Rubin hanya
menginginkan dukungan dari Larry Page dan Google, bukan menginginkan
dukungan dana semata. Ia berpikir bahwa akan mudah mencari pendanaan
jika ada dukungan dari nama besar seperti Google. Saat itu Rubin tidak
hanya memberikan presentasi saja, namun juga mengeluarkan purwarupa
ponsel Android.
Keputusan Larry Page dan Google: membeli Android
Larry
Page memegang purwarupa tersebut dan mengutak atiknya. Ia tahu bahwa
komputer PC secara perlahan akan tergantikan dengan perangkat mobile.
Page berpikir bahwa ponsel pintar saat itu belum powerfull dan
softwarenya berbeda-beda. Iklan dan layanan Google bisa jadi tidak akan
tampil dengan baik di berbagai ponsel tersebut. Selain itu ditakutkan
oleh Page bahwa ranah mobile akan dikuasai pesaing beratnya, Microsoft.
Memang pada saat itu Windows Mobile sedang tumbuh sangat pesat. Sebagai
eksekutif Google, Page pun harus bertindak cepat untuk mencegah
kemungkinan seperti itu.
Ide Rubin
dengan Android ini menarik perhatian Page. Pada akhirnya ia memutuskan
tidak hanya mendukung Android bikinan Rubin dan kawan-kawan, namun
justru membelinya secara keseluruhan. Rubin kala itu sangat terkejut
namun juga sekaligus merasa senang sekali. Maka pada tahun 2005 bulan
Juli, Google membeli Android dengan harga sekitar 50 juta dolar Amerika
Serikat. Sontak dunia teknologi dipenuhi dengan spekulasi tentang apa
yang akan Google perbuat dengan Android. Ada yang mengatakan bahwa
kemungkinan Google akan membuat handset ponsel pintar sendiri, mengingat
Apple mengeluarkan iPhone pada tahun 2007. Namun ternyata dugaan semua
orang salah.
Mau tahu apa yang dilakukan Google pada Android? Silahkan baca lanjutannya di Sejarah Android bagian kedua. (iwan)
referensi : http://inet.detik.com/read/2012/10/04/080947/2054155/317/sejarah-android-sebelum-menguasai-dunia


0 komentar:
Posting Komentar